Doa Dalam Sunyi
Angin datang darimana
Merayapi lembah gunung
Ada luka dalam duka
Dilempar ke dalam kawah
Memanjat tebing-tebing sukai
Memasuki pintu misteri
Mengores batu-batu
Dengan kata sederhana
Dengan do'a sederhana
Merenung seperti gunung
Mengurai hidup dari langit
Jejak-jejak yang tertinggal
Menyimpan rahasia hidup
Selamat jalan saudaraku
Pergilah bersama nasibmu
Pertemuan dan perpisahan
Dimana awal akhirnya
Dimana bedanya
Doa-doa terdengar dalam sunyi
Doa-doa terdengar dalam sepi
Iwan Fals © 1993
Di saung iyeu yang dibahas hanya masalah pemikiran, budaya, lingkungan, sepak bola, dan segala kereteug yang berguna bagi kehidupan manusia. Jikalau anda kurang puas dengan comment space, atau ada ide untuk dititipkan di blog ini, kirim e-mail ke abdi_salira@yahoo.com
Sabtu, Juni 17, 2006
Kamis, April 06, 2006
Bertanduk
AKU ingin mendekapmu
dengan pelukan yang tak menambat.
Aku ingin menciummu
dengan jilatan yang tak meludah
Aku ingin menelanjangimu
hingga tak ada sehelaipun duka di kulitmu
Membawamu menuju puncak
untuk kau terbang ke cerahnya pagi.
Jakarta 050406
abdisalira
dengan pelukan yang tak menambat.
Aku ingin menciummu
dengan jilatan yang tak meludah
Aku ingin menelanjangimu
hingga tak ada sehelaipun duka di kulitmu
Membawamu menuju puncak
untuk kau terbang ke cerahnya pagi.
Jakarta 050406
abdisalira
Selasa, April 04, 2006
Baru Getho Looh..
KE-BARU-AN ialah perkara yang identik dengan tantangan ataupun misteri. Akan tetapi, hal baru yang tidak sejalan dengan keinginan akan menjadi siksaan tanpa batas. Namun, hal baru sebenarnya bukanlah baru bila hal tersebut telah terjadi sebelumnya. Inilah pertanyaan besarnya.
Manusia bukanlah makhluk yang sempurna dengan ingatan. Bahkan ingatan sangat dipengaruhi dengan kemauan dan kemampuan untuk mengingat. Sehingga bukan mustahil ketika memasuki lingkungan baru, justru tidak merasa baru. Soalnya, aktor-aktor baru tersebut sering di-personifikasi-kan menjadi orang-orang lama.
Tak pelak lagi, berharap menjadi pendamping baru tapi kenyataannya malah menjadi bayangan dari orang lama. Bercita-cita menemukan hal-hal baru kenyataannya kerap disebut plagiator. Berencana menjalani hidup baru tapi tikungan ataupun tujuannya tetap lama. Jadi apakah yang dialami sekarang merupakan perkara baru?
abdisalira©040406
Manusia bukanlah makhluk yang sempurna dengan ingatan. Bahkan ingatan sangat dipengaruhi dengan kemauan dan kemampuan untuk mengingat. Sehingga bukan mustahil ketika memasuki lingkungan baru, justru tidak merasa baru. Soalnya, aktor-aktor baru tersebut sering di-personifikasi-kan menjadi orang-orang lama.
Tak pelak lagi, berharap menjadi pendamping baru tapi kenyataannya malah menjadi bayangan dari orang lama. Bercita-cita menemukan hal-hal baru kenyataannya kerap disebut plagiator. Berencana menjalani hidup baru tapi tikungan ataupun tujuannya tetap lama. Jadi apakah yang dialami sekarang merupakan perkara baru?
abdisalira©040406
Langganan:
Postingan (Atom)